tokobukumega.com

WHAT'S NEW?
Loading...

EFEK DARI PERILAKU MEMBANDINGKAN DIRI SENDIRI

Banyak diantara kita baik disengaja atau tidak, kita sering membandingkan diri dengan orang lain. Ada hal-hal umum yang akan timbul jika kita berperilaku seperti ini, yaitu jika kita membandingkan diri dengan seseorang yang lebih tinggi, lebih mapan atau lebih baik keadaanya dari kita, maka biasanya akan muncul rasa minder, iri yang beriringan dengan kata, “Enak yah yang hidupnya kayak dia!?” atau “Seandainya aku seperti dia!?” atau kata-kata yang lainnya yang malah akan menurunkan derajat dan rasa percaya diri kita.
 
Dan apabila kita membandingkan diri dengan seseorang yang kehidupannya dibawah kita, serba kekurangan atau minderan orangnya, kita biasanya akan terlihat lebih hebat, angkuh, sombong, dan meremehkannya. Atau pun bisa juga kita jadi lebih bersyukur dan merasa kasihan. Tetapi terkadang ada rasa iri karena tidak sedikit dari mereka yang kurang mampu justru dapat memiliki anakanak yang cerdas dan pandai.

Jadi, perilaku membandingkan diri ini bisa memunculkan sikap negatif atau pun positif. Namun jika kita melihat disekeliling kita ternyata orang-orang lebih condong ke arah negatif-nya, kita dapat menyadarinya dari sikap mereka yang sering berkeluh-kesah, galau-an atau iri dengan kehidupan orang lain. Dan mereka sebenarnya saling iri antara satu dengan yang lainnya.

Kita sering melupakan satu kata yang sederhana tetapi makna-nya sangat mendalam bagi kehidupan, yaitu “SYUKUR”. Kita lupa untuk bersyukur, kita sering lupa (atau gengsi) untuk mengucapkan kata “TERIMA KASIH” kepada TUHAN, kepada orang tua dan sahabat-sahabat kita. Dan kita lupa bersyukur atas rezeki
yang telah kita dapatkan seperti kesehatan, masih bisa bernafas, masih bisa berjalan, masih bisa melihat, mendengar dan beraktifitas dengan baik dan juga masih bisa memiliki uang jajan walaupun tidak banyak, tapi patut kita syukuri karena jika kita bersyukur kita akan lebih ikhlas untuk menabungnya dan bisa bertambah banyak jika kita selalu bersyukur.

Apabila kita terlalu meng-kritis-i atau menuntut banyak kepada diri sendiri, kita cenderung membenci orang lain yang dapat berbuat lebih baik daripada kita. Dan jika kita hanya melihat kesalahan kita, kita sering mengharapkan orang lain hanya akan melihat kesalahan kita saja.

Membandingkan diri sendiri merupakan sebuah perangkap! Karena disekeliling kita selalu ada orang yang lebih berbakat, lebih kaya, lebih pintar, lebih lucu atau lebih populer dari kita.

Jadi, Yuk~ lebih bersahabatlah dengan diri kita sendiri, karena sebenarnya kita ini memiliki kepribadian yang unik, toh~ semua orang itu tidak ada yang sempurna. Setiap orang mempunyai kekurangan masing-masing, hanya saja kita ini sedang menduga kalau kehidupan mereka lebih baik dari kita, padahal kan belum tentu juga! Who knows?! Kalau sebenarnya mereka pun sedang iri kepada kita.

So’ putuskanlah untuk lebih bersahabat dengan diri, lalu pahamilah kekurangannya dan fokuslah pada yang baik yang ada didalam diri. Sehingga yang kita rasakan adalah kebaikan hidup.

Cintailah diri, karena bagaimana bisa orang lain mencintai dirimu, sedangkan kamu masih merasa kecewa dengan diri kamu sendiri?!

Banyak-banyaklah bersyukur dan penuhi hidupmu dengan hal-hal yang bermanfaat bagi sesama sehingga kemampuanmu berkembang dan menjadikanmu pribadi yang disukai banyak orang.

Life is Adventure.
To Share The Goodness is My LifeStyle.

Follow Me : @Mr_Jay007

1 komentar: Leave Your Comments