SECERCAH CATATAN SI JAY
Yowh~nama saya Jay (begitulah sodara-sodara dan
kawan-kawan memanggil saya sejak kecil). Pada dasarnya sifat saya pendiam,
pasif, terlihat kuper (introvert type)... Yaaahh~teman-teman saya dari SD, SMP,
SMA dan Kuliah menilai saya seperti itu dan kadang ada yang bilang saya tuch
terkesan cuek, jutek dan sombong. Hmm~ disisi lain, waktu SMA ada juga
teman-teman yang menilai saya lucu, ngaco tetapi cerdik~ Yaaahhh~kebanyakan dari
mereka bilang saya ini “diam-diam menghanyutkan.”Yohohoho~
Sudah lama juga tidak
bertemu dan berkumpul dengan kawan-kawan lama... Dan pas ngumpul juga
berbincang-bincang dengan teman SMA dan Kuliah akhirnya mendengar kesan mereka
tentang saya... mereka bilang saya ini aneh... ada lagi yang bilang kalau saya
ini alien, nampak bukan asli penduduk dari bumi. Jyaaaaahhh~
Dipikir-pikir iyah juga
sich yaah~dulu saya emang pasif orang-nya. Tunggu disapa dulu, baru mulai “agak”
aktif. Suka menyendiri, sunyi, sepi, senyap jika ada teman yang duduk bareng saya.
Pokoknya nunggu dipancing dulu baru keliatan keberadaannya, tapi kalau ga ada
yang mancing-mancing, kadang mereka pada ga sadar kalau saya ada diantara
mereka (berasa hantu yaahh saya ini~).
Tapi~sekarang setiap
menceritakan masa-masa sekolah saya yang seorang pendiam, pasif, kurang
percaya diri dan aneh kepada teman-teman dikantor, kepada klien dan teman-teman
yang baru kenal saya beberapa lama ini... mereka malah ga pada percaya...
Yaaahhh~pas bagian aneh-nya sich mereka pada percaya sich~ Jyahaha~
Hmm~dan setelah saya
pikirkan dan renungkan kembali, saya menyadari ternyata banyak perubahan
positif yang terjadi di dalam diri saya. Dan sempat mengkhayal kalau ada mesin
waktu, ingin sekali saya (saat ini) berbagi pengalaman, saran dan nasihat kepada saya
(dimasa lalu).
Masa-masa sekolah dan awal
kuliah saya... sifat dan pribadi saya saat itu masih merupakan sifat dasar (yang
masih mentah) yang masih belum berkembang dan dilatih untuk menjadi pribadi dewasa
yang disiapkan untuk tantangan-tantangan dalam melayani sesama dan menjadi
seorang pemimpin.
Kemampuan, keahlian, wawasan
dan pengalaman yang membentuk kepribadian saya ini berkembang banyaknya justru
ketika saya lepas dari dunia akademis dan memasuki ke dalam dunia praktisi.
Yaaahh~inilah pilihan hidup saya, saya melepas kegiatan akademis saya dan mulai
mencoba-coba didunia luar (akademis) yang ternyata tantangan-tantangannya
sungguh benar-benar luar biasa, random,
tidak bisa diduga dan mulai merasakan keras-nya kehidupan. Berbeda ketika saya
kuliah yang kehidupan saya diisi dengan mendengarkan kuliah dosen, mengerjakan
tugas, mencari bahan-bahan tugas, mengikuti ujian (kuis, UTS, UAS dll),
menghabiskan waktu dan uang untuk tugas, stress karena tugas, belum lagi harus
bersabar menghadapi dosen yang kurang disiplin waktu, dan lain
sebagainya yang membuat saya (pribadi) down,
menjadi sensitif, temperamen dan depresi... Saya merasa~ cape-cape orang tua
mengorbankan banyak hal dan harta-nya untuk mengkuliahkan saya, tapi sedikit
sekali dan lambat sekali kualitas pribadi saya bisa berkembang dengan baik.
Karena, jujur saja niat saya kuliah adalah untuk mengetahui potensi saya (yang
pasif, pendiam, kurang percaya diri, pesimis dll ini) serta dapat mengembangkan
potensi dan skill yang saya miliki sehingga menjadi pribadi yang sukses... Bukan
hanya kuliah untuk memenuhi SKS, mengejar nilai dan meraih gelar saja.
Akhirnya saya pun mencoba
keluar dari zona itu dan mulai memasuki dunia baru (Brand New World). Saya selalu mencoba untuk
memikirkan, merasakan, dan merenungkan kembali selama saya hidup ini apa saja
yang sudah saya lakukan, dan potensi/skill apa saja yang sudah berkembang
selama perjalanan hidup saya ini yang mendorong pada perubahan positif didalam
diri saya.
Lalu saya pun menyadari,
sebenarnya modal yang kita perlukan untuk meraih kehidupan yang cemerlang
adalah suatu skill (keahlian) dan skill ini seharusnya sudah
ditumbuh-kembangkan dimasa-masa sekolah (SD-SMP-SMA), namun kebanyakan dari
kita melewatkan proses ini. Ketika saya memasuki dunia kerja dan dunia usaha,
ternyata ada LIMA SKILL yang diperlukan
agar karir kita dapat menanjak naik ke arah kesuksesan, yaitu:
1. SKILL COMMUNICATION (Komunikasi)
2. SKILL CONFIDENT (Percaya Diri)
3. SKILL MOTIVATION (Motivasi)
4. SKILL MANAGEMENT
5. SKILL LEADERSHIP (Kepemimpinan)
Nah, kelima skill ini benar-benar diperlukan dan
seharusnya sudah dikembangkan dimasa sekolah (namun mungkin karena kebanyakan
dari kita terfokus untuk mengejar nilai yang bagus, maka proses ini
terlewatkan). => Jika ada kesempatan Kelima Skill ini akan
saya jelaskan disesi yang lain.
Saya
yang dikenal sebagai seorang yang pasif, pendiam, kuper, dan kurang PD ini bisa
berubah menjadi lebih aktif dan percaya diri. Kelima skill ini bisa berkembang ketika saya memasuki dunia praktisi,
berbagai profesi dan pekerjaan pernah saya lakoni mulai menjadi seorang kuli, kurir, pedagang kaki lima, salesman
(merchandiser), MLM, officer (retur,admin, marketing dan finance), librarian
(developer), Event Organizer, Praktisi Reiki, Businessman, Manager,
musisi (anak band), Lightingman dan sekarang menjadi seorang trainer/coach Self-Development (SDM), Counsultant Business dan Tarotivator.
Walaupun
masih sedikit pengalaman kerja saya, tapi efek dari apa yang saya lakukan ini
sangat berimbas bagi pembentukan karakter saya. Saya pernah merasakan lelah-nya
ngaduk pasir, ngangkat batu-bata, naik atap rumah, merasakan teriknya sinar
matahari, berburu lapak pada dini hari untuk berdagang, diujinya kesabaran
dalam menghadapi konsumen, bertarung dengan waktu untuk mengantar dan
mengirimkan barang, berjalan-jalan ngetuk-ngetuk pintu dari rumah ke rumah sambil
menawarkan barang, menghitung jumlah produksi, nge-cek invoice, membuat data penjualan, menyimpan data pelanggan, mengatur
kategori buku-buku, menghafal isi-isi buku, mengatur-ngatur orang, bikin marketing plan, bertemu banyak orang,
beraksi diatas panggung dan lain sebagainya.
Memang
berat dan lelah rasa-nya, dan disini saya tidak hanya belajar tetapi juga
langsung mempraktekannya, langsung diuji oleh atasan dan masyarakat namun langsung
terasa pula hasilnya, baik memuaskan atau pun tidak... saya memaknai setiap langkah dan setiap pekerjaan saya, lalu mengevaluasinya dan memperbaiki kekurangan-kekurangannya.
Kawan-kawan
saya pun berpikir, pasti ada sesuatu yang berat dan besar yang dihadapi oleh
saya, sehingga saya bisa berubah menjadi seperti ini. Yaaahh~ karena mau tidak
mau saya harus berubah... Karena saya bukan dari keluarga kaya, saya tidak
memiliki gelar akademis yang tinggi, dan saya bukan orang yang pintar ber-IQ
tinggi... Kalau kualitas pribadi tetap sama dan tidak berkembang... mau jadi
apa saya?! Bagaimana bisa saya membuat orang tua bangga?! Bagaimana bisa saya
bermanfaat bagi orang lain?! Saya ingin hidup saya bermakna dan berarti, oleh
karena itu saya memilih jalan kehidupan yang berbeda dengan yang lain. Mungkin
saat ini masih belum terlihat hasilnya, tetapi saya merasakan proses-nya. Karena saya
yakin... Tuhan sudah menyiapkan hadiah terindah dan terbaik untuk saya...
Namun, masih banyak hal yang harus saya lakukan dan saya jalani terlebih
dahulu... Oleh karena itu, saat ini saya sedang menikmati prosesnya~^^


